
Mudik... Mudik...
Sepertinya cuma di Indonesia aja dech yang saat musim libur lebaran sangat terasa begitu hebohnya suasana mudik. Jutaan orang berbondong-bondong pulang ke kampung halamannya masing-masing dengan menggunakan berbagai alat transportasi. Bahkan terkadang banyak yang tidak memperdulikan keselamatannya dalam perjalanan hanya untuk bisa berlebaran di rumah.
Niat utama bermudik tentunya untuk bersilaturahim ke keluarga dan tetangga di kampung. Meskipun sebenarnya untuk bersilaturahim bisa kapan saja tanpa harus menunggu lebaran. Tapi karena libur lebaran merupakan libur panjang nasional dan biasanya bagi para pegawai swasta lagi banyak-banyaknya duit sehabis dapat THR jadi sepertinya libur lebaran merupakan waktu yang tepat untuk mudik. Serasa kurang lengkap kalau lebaran tanpa mudik. Bahkan bagi mereka yang tidak punya kampung halaman pun merasa iri ingin juga ikut-ikutan mudik, aneh-aneh aja. He3x
Nah kebetulan sudah 4 kali puasa 4 kali lebaran (kalah nich bang Toyib ;) secara rutin ku mudik. Kalau lebaran tahun lalu ku berlebaran di Bandung, giliran libur lebaran tahun ini ku berlebaran di Balikpapan dari tanggal 3 s,d, tanggal 13 September. Ketemuan sama istrinya di Bandara Sepinggan Balikpapan tentunya... (Kasian ya... hikss). Pesawatku tentunya lebih cepat tiba satu jam dari pesawat istri. Ku naik pesawat Bata dari Manado sedangkan istri naik Singa dari Cengkareng. Baru dech barengan naik taxi bandara ke rumah.

Alhamdulillah kabar keluarga di Balikpapan baik-baik aja. Bapak dan Ibu masih sehat, meskipun Ibu terlihat lebih kurus karena katanya kecapekan mengurusi Junior No. 5 -> Mirza. Karena bapak dan ibunya bekerja di siang hari jadi Mirza dititipkan di rumah. Ternyata memang dia luar biasa aktif, dipaksa untuk duduk satu menit aja susah banget. Mungkin kalau dihitung sehari dia berjalan bisa menempuh beberapa kilometer. Tapi tetep lucu bangettt... Salah satu kelucuannya hanya dengan kita bertanya "Matanya mana??" secara reflek dia mengedip-ngedipkan matanya yang belo. Alis matanya yang tebal ditambah bulu matanya yang lentik jadi tambah lucu ngeliatnya. Dia juga suka banget sama ondong-ondong, bukan untuk naik diondong-ondongnya tapi cuma memutar rodanya. Jadi kedatangan dia ke rumah ditunggu-tunggu, karena kalau gak ada dia rumah jadi sepi. Kalau ntar anakku seaktif dia bisa repot banget uminya ;)
Selama di Balikpapan ku banyak habiskan bersama istri untuk mengelilingi kota. Wah ternyata banyak banget perubahan di Balikpapan, padahal baru kurang setahun ku tinggalkan. Dengar-dengar sudah ada 9 mall berdiri di Balikpapan. Lebih dari cukup bila dibandingkan dengan luas wilayahnya yang tidak seberapa. Tapi anehnya mall-mall itu selalu ramai oleh para pengunjung. Dan banyak pula bangunan hoteldan bahkan apartemen berdiri. Sayangnya belum ada bangunan Islamic Center seperti di ibukota Provinsi. Kalau ada sepertinya lengkap sudah.

Suasana saat Idul Fitri seperti biasa sehabis sholat Ied dilanjutkan dengan acara yang paling mengharukan sungkeman dengan orang tua. Sehabis itu menyantap soto ayam yang sudah di masak ibu. Dikerenakan siang harinya hujan jadi cuma bersilaturahim ke tetangga terdekat aja. Di lebaran kedua baru berkeliling ke rumah calon mertua adikku dan ke rumah keluarga dari bapak. Cuma kakakku nomor 2 yang di Banjar tidak bisa ke Balikpapan. Dikarenakan istrinya baru saja melahirkan. Junior No. 6 di keluarga kami. Arumi Syifa Anindiya namanya.
Sayang waktu begitu terasa cepat, 10 hari begitu tak terasa berlalu. Ku harus berpisah dengan keluarga di Balikpapan dan juga dengan istri. Penerbangannya juga sudah ku atur, jadi pesawat istri terbang lebih dulu baru kemudian pesawatku. Sempat khwatir dengan kehamilan istri yang hanya dalam waktu berdekatan naik pesawat bolak-balik Jakarta-Balikpapan. Tapi Alhamdulillah dedeknya pintar-pintar aja di dalam perut uminya. :)
Rencanannya bulan Nopember tahun ini ku akan balik lagi ke Balikpapan. Untuk menghadiri pernikahan ke dua adikku. Pernikahan keduanya sengaja dilangsungkan dalam hari yang berdekatan supaya keluarga yang jauh-jauh bisa sekali jalan. Sebenarnya kegiatanku di bulan ini padat banget mulai dari Ujian Semester UT, kalau jadi istri juga wisuda di Bulan Nopember, lagi sibuk-sibuknya kerjaan juga karena mau dekat akhir tahun, dan ditambah lagi ujian diklat yang baru aku ikuti ternyata juga di bulan Nopember. Yach mudah-mudahan ku bisa menghadiri pernikahan mereka nanti.
Oh ya… Kami sekeluarga mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431H
Taqoballallahu Minna wa minkum shiyama wa shiyamakum
Mohon Maaf Lahir dan Bathin
0 comments:
Post a Comment