Karya : Torey Hayden
Tebal : 384 hlmn
Penerbit Indonesia : Qanita (PT. Mizan Pustaka)
Bagaimanakah perasaan Anda bila harus mengajar di sebuah kelas dengan 8 anak berkebutuhan khusus yang masih sangat belia?. Pasti membutuhkan energi yang lebih. Apalagi akan ditambah seorang gadis kecil yang memiliki catatan kriminal mencengankan.
Sheila nama anak itu, seharusnya dia akan dikirim ke rumah sakit negara karena tindakannya mengikat seorang bocah berusia 3 tahun di sebuah pohon kemudian membakarnya. Tetapi karena belum ada unit khusus di rumah sakit itu maka untuk sementara dia ditempatkan di kelas tempat Torey Hayden mengajar.
Awalnya Sheila tak tersentuh. Berkali-kali membuat kegaduhan di sekolah dan tidak mau mengikuti kegiatan belajar yang diadakan Torey. Tapi kemudian dengan kesabaran dan ketulusan Torey anak itu mampu 'dijinakkannya'. Belakangan dia baru menyadari bahwa anak itu adalah seorang anak yang istimewa. Jenius untuk anak seusianya.
Sheila melorot dari pangkuan saya dan berbalik, berlutut supaya dapat memandang langsung ke mata saya. "Kamu akan taunggung jawab sama aku. Kamu jinakkan aku, jadi sekarang kamu tanggung jawab sama aku?"
Membaca buku dengan label 'True Story' tentu merupakan sebuah keasyikan Tersendiri. Kita tau bahwa kejadian itu nyata, bukan merupakan hasil imajinasi penulis. Hal itu pula yang membuatku begitu tertarik membaca buku ini. Buku yang sebenarnya merupakan catatan Torey Hayden mengenai Sheila anak didiknya. Hingga dia menyadari bahwa buku itu layak untuk diterbitkan agar bisa dibaca oleh banyak orang.
Salah satu bagian yang mengharukan dari buku ini adalah saat Torey dengan sigapnya mengantar Sheila ke rumah sakit. Anak yang telah dianggapnya istimewa lebih dari sekedar hubungan antara guru dan murid. Kala itu Sheila datang ke kelas dengan pendarahan akibat percobaan tindakan asusila yang dilakukan pamannya Jerry. Cukup mengharukan bagaimana Sheila yang sudah menderita ditinggal ibunya sejak kecil dan harus tinggal bersama ayahnya yang suka mabuk-mabukan disebuah gubuk yang menyedihkan, ditambah lagi dengan kejadian itu.
Buku ini sangat tepat untuk dibaca siapa saja terutama untuk mereka yang harus berhubungan langsung dengan anak-anak berkebutuhan khusus. Belajar memahami mereka, dengan penuh kesabaran dan ketulusan mungkin kita bisa menyentuh hati mereka dan kemudian mengarahkan mereka menjadi pribadi yang lebih baik.
My Rate :


0 comments:
Post a Comment