
Asap mengepul di mana-mana malam ini, menghalangi keindahan bulan purnama yang sedang menggantung di angkasa. Asap-asap itu berasal dari iringan kendaraan bermotor yang menyesaki jalan. Asap dari aneka bahan makanan yang di bakar. Dan asap dari berbagai macam bentuk petasan dan kembang api yang dinyalakan untuk menyambut perpindahan tahun.
Suara terompet beradu dengan bunyi musik dari speaker-speaker bertenaga tinggi. Begitu riuh malam ini. Tapi ternyata kemudian... hujan datang. Bubarlah semua. Tak apa-apa, ku memang sedang tidak berniat menikmati kemeriahan di luar. Saat ini ku masih memandangi monitor LCD komputer kantor menemani teman yang lembur.
2009,... dia akan segera berlalu. Sebenarnya aku juga tidak terlalu pusing bila dia pergi. Kecuali suatu kesadaran kalau aku semakin tua. Waktu, ku merasa selalu kalah berkejaran denganmu. Oleh karena itu di momen pergantian tahun ini ku berniat (untuk paling tidak) berjalan bersamamu, selanjutnya ku bertekad akan membalapmu.
2009,... Tidak ada yang istimewa di tahun ini selain peristiwa besar di Bulan Juni. Ya ku telah menemukan pendamping hidupku, dan kemudian meresmikannya dalam sebuah hubungan suami istri. Meskipun masih belum bisa berkumpul bersama, tak apa-apa lah. Insya Allah suatu saat nanti pasti bisa.
2010,... Sebuah rencana besar sudah ku susun untuk menghadapinya. Biar nanti 1 tahun setelah hari ini ku bisa banyak membanggakan satu tahun yang baru saja ku lewati.
2010,... Ku sambut dengan optimisme yang luar biasa guna memompa motivasi diri. Meningkatan kemampuan diri untuk (tentunya) menjadi pribadi yang lebih baik. Semoga tidak gampang luntur semangat ini. Amiiin

.jpg)





















